• +62 21 579 36022

  • info@sportama.com

sportama
sportama

Tipe-tipe lapangan tenis yang perlu anda ketahui

19 October, 2015
Tipe-tipe lapangan tenis yang perlu anda ketahui

Lapangan tenis merupakan elemen vital dalam permainan tenis. tanpa lapangan yang memadai, kita akan kesulitan dalam bermain tenis. Lapangan tenis bisa kita kategorikan menjadi 2 yaitu lapangan indoor dan lapangan outdoor. masing-masin lapangan mempunyai kelebihan dan kekurangan serta memiliki tipe-tipe yang berbeda berdasarkan jenis matrialnya. di Jakarta kita tidak terlalu kesulitan dalam mencari lapangan tenis, kita bisa menyewa lapangan tenis dengan harga terjangkau, seperti sewa lapangan tenis yang dikelola oleh sportama berikut tipe-tipe lapangan tenis berdasarkan matrialnya yang perlu kita ketahui

1. Grass Court (Lapangan Rumput)

sesuai dengan namanya lapangan ini beralaskan rumput yang ditumbuhkan pada tanah yang keras agar memiliki daya pantulan. laju bola akan terasa cepat jika kita bermain di lapangan tenis tipe Grass Court ini. bola cenderung meluncur dengan sedikit efek pantulan. saat ini lapangan jenis Grass Court ini jarang kita temui karena biaya perawatan yang mahal untuk merawat rumput dan tanahnya

2. Hard Court (Lapangan Semen)

Lapangan tenis tipe Hard Court adalah lapangan tenis yang paling populer yang sering kita jumpai dimana-mana. lapangan hard court umumnya terbuat dari semen dengan campuran pasir ataupun aspal. lapangan hard court memiliki karakteristik cepat-sedang, tergantung dari bahan yang dibuat untuk lapangannya. lapangan yang terbuat dari semen memiliki karakteristik cepat, sedang yang berbahan pasir atau kerikil yang diaspal umumnya sedang. di luar negeri terdapat pula bahan sintetis untuk melapisi lapangan tenis, contohnya bahan Deco Turf yang digunakan di lapangan Flushing Meadows venue dari US Open

3. Clay Court (Lapangan Tanah Liat)

Lapangan tenis bertipe Clay Court terbuat dari serpihan-serpihan tanah liat atau pasiran dari batu bata yang dihancurkan. lapangan clay court memiliki karakteristik lambat. laju bola yang bergulir di lapangan ini memiliki putaran yang lambat sehingga memungkinkan bagi pemain untuk memainkan bola lebih lama dengan rally-rally yang panjang.

4. Indoor

Di indonesia lapangan indoor atau dalam ruangan umumnya adalah lapangan hard court, walaupun ada juga lapangan indoor clay seperti di lapangan tenis UMS80, Kuningan, Jakarta.di luar negeri terutama Amerika dan Eropa, lapangan Indoor umumnya dilapisi oleh karpet berbahan sintetis. menurut Internantional Tennis Federation lapangan karpet itu berbahan dasar dari karet seperti yang digunakan pada lapangan Tennis Masters, namun ada pula yang memakai semacan rumput sintetis.

Demikianlah uraian dari tipe-tipe lapangan tenis yang perlu kita ketahui. tipe lapangan tenis  juga berpengaruh pada tipe permainan seorang petenis. pemain yang biasa di lapangan lambat tidak akan efektif mengaplikasikan pukulan-pukulannya di lapangan cepat terutama rumpt dan begitu juga sebaliknya.          

Subcribe Our Newsletter

sportama

admin@sportama.com

  • -