Garuda Indonesia Masters 2009

By teddy · February 10, 2010 · Filed in Tournament

Masters 09 ChampsAjang paling bergengsi “Garuda Indonesia Tennis Masters” berhadiah total Rp 500 juta telah memasuki tahun kedua dengan penyelenggaraannya yang sukses dari tanggal 25 hingga 29 November 2009 di Komplek Tenis Klub Eksekutif Hotel Sultan, Jakarta.

“Garuda Indonesia Tennis Masters” dalam debutnya di tahun 2008 mencetak sejarah baru sebagai ajang tenis nasional yang menyediakan hadiah terbesar dan merupakan puncak dari 5 rangkaian “Garuda Indonesia Tennis Series” yang diprakarsai dan dikelola oleh “Sportama” dengan menggandeng sponsor utama maskapai penerbangan nasional “Garuda Indonesia”. Kelima seri itu sebelumnya digelar dan berlangsung dengan sukses mulai dari turnamen “Oke  Shop Tennis Open” disambung dengan “Alfamart Cup” yang keduanya dihelat di Jakarta, lalu turnamen “BTPN Tegal Open” di Tegal, disusul turnamen “Bukit Asam Open” di Palembang hingga dipungkasi dengan turnamen “Sportama Solo Open” di Solo yang berakhir pada tanggal 1 November 2009. Tiap seri menyediakan total hadiah sebesar Rp 150 juta.

Turnamen “Garuda Indonesia Tennis Masters” jelas menjadi titik kulminasi di penghujung tahun karena hanya berhak diikuti oleh 8 (delapan) pemain putra dan putri yang berhasil mengumpulkan angka terbanyak pada minimal 3 turnamen
dari 5 turnamen “Garuda Indonesia Tennis Series 2009”.

Di ajang penuh prestise ini, 8 (delapan) petenis putra dan putri dibagi dalam grup. Di tunggal putra terdiri dari grup Garuda dan grup Rajawali, sedangkan di tunggal putri dipisahkan menjadi grup Cenderawasih dan grup Merak Sementara itu pada nomor ganda putra dibagi menjadi grup Elang dan grup Kasuari yang masing-masing terdiri dari 4 (empat) pasangan. Kemudian pada nomor ganda putri hanya terdiri atas 4 pasangan saja.

Pada ketiga nomor tersebut di atas yakni tunggal putra, tunggal putri dan ganda putra, setiap grup mengaplikasikan sistim “round-robin” dan di babak semi-final diberlakukan pertandingan silang antara juara grup lawan runner-up grup yang lain dan sebaliknya. Hanya sektor ganda putri yang menggunakan sistim gugur atau langsung semi-final.

Gelar juara tunggal putra berhasil dipertahankan oleh Christopher Rungkat dan runner-up bagi Nesa Arta, sama seperti hasil final tahun 2008. Kampiun tunggal putri direbut oleh Ayu Fani Damayanti yang melakukan balas dendam atas kekalahannya di final 2008 dari juara bertahan Lavinia Tananta. Gelar ganda putra kembali diraih oleh duet Christopher Rungkat/Nesa Arta, sedangkan runner-up adalah pasangan Andrian Raturandang/David Agung Susanto. Akhirnya juara ganda putri direnggut oleh duo Jessy Rompies/Beatrice Gumulya, sedangkan pasangan Ayu Fani Damayanti/Lavinia Tananta harus puas sebagai runner-up.

Leave a Comment